Wanita Ini Melahirkan 3 Anak, Anehnya Mereka Semua Memiliki Bibir Sumbing! Setelah Tahu Kebenaran di Sebaliknya, Dia Terus Marah dan Menyalahkan Ibu Mertua!

Wanita Ini Melahirkan 3 Anak, Anehnya Mereka Semua Memiliki Bibir Sumbing! Setelah Tahu Kebenaran di Sebaliknya, Dia Terus Marah dan Menyalahkan Ibu Mertua!

Setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya, ingin agar mereka sehat dan bahagia.

Begitu juga yang diinginkan seorang ibu yang baru berusia 25 tahun ini, ia sudah memiliki 3 orang anak, namun ketiganya memiliki bibir yang sumbing.

Xiao Yi, adalah seorang ibu yang sudah memiliki 2 anak kembar. Hidupnya yang jauh dari kota, ditambah lagi transportasi umum yang jarang, sehingga ketika anaknya lahir, ia baru tahu bahwa kedua anaknya sumbing.

Ibu mertuanya ingin agar Xiao Yi melahirkan anak laki-laki, akhirnya ia dan suaminya pun memutuskan untuk memiliki anak lagi.

Ketika Xiao Yi melahirkan dua anak kembarnya, ibu mertuanya memberikan obat untuk janin, yang katanya dengan meminum obat tersebut, maka kemungkinan hamil bayi laki-laki akan lebih tinggi.

Namun pada akhirnya, anak kembar itu berjenis kelamin perempuan dan berbibir sumbing. Jadi, ketika Xiao Yi hamil anak ketiganya, ia tidak makan obat yang diberikan ibu mertuanya.

Dan ternyata, ia melahirkan bayi laki-laki! Namun, bayi laki-laki itu juga berbibir sumbing.

Dokter yang membantu persalinan pun bertanya kepada Xiao Yi, ia makan obat apa. Xiao Yi pun mengatakan bahwa ia tidak memakan obat yang diberikan mertuanya.

Namun ternyata, sang ibu mertua mencampurkan obat ke dalam makanan Xiao Yi…

Bibir Sumbing atau Celah Bibir adalah suatu kelainan bawaan yang terjadi pada bibir bagian atas serta langit-langit lunak dan langit-langit keras mulut.

Penyebabnya diperkirakan adalah mutasi genetik atau teratogen (zat yang dapat menyebabkan kelainan pada janin, contohnya virus atau bahan kimia).

Selain tidak sedap dipandang, kelainan ini juga menyebabkan anak mengalami kesulitan ketika makan, gangguan perkembangan berbicara dan infeksi telinga.

2 hal yang menyebabkan bayi lahir dengan bibir sumbing:

1. Faktor keturunan

70% diantaranya kemungkinan berasal dari orangtua yang juga memiliki bibir sumbing.

2. Faktor lingkungan

Pada 3 bulan pertama masa kehamilan adalah saat yang penting, jika kondisi fisik ibu terganggu, maka hal ini akan berdampak besar pada pertumbuhan dan perkembangan embrio.

Dalam keadaan normal, kemungkinan seorang wanita hamil melahirkan anak berbibir sumbing sangat rendah.

Namun faktor luar seperti kekurangan asupan asam folat, infeksi, merokok, alkohol dan juga obat-obatan juga dapat menyebabkan bibir menjadi sumbing.

Karena itulah, sebaiknya jangan hanya karena menginginkan anak laki-laki jadi meminum obat-obatan yang malah berbahaya bagi pertumbuhan janin.

Baik bayi laki-laki maupun perempuan, keduanya adalah amanah dari Tuhan yang patut disyukuri. Yuk share artikel ini untuk memperingati mereka para orangtua!

 

Sumber: BH via OHTrending.online

Wanita Berkulit Putih Ini Melahirkan Anak Berkulit Hitam Kembar Tiga Sekaligus Hingga Membuatkan Suaminya Senyap Seribu Bahasa

Pasangan berkulit putih yang melahirkan bayi berkulit hitam pasti akan membuat semua orang kaget!

Baru saja beberapa hari yang lalu, sobat baik Cerpen, Rachel, istri dari Aaron melahirkan anak kembar 3 yang berkulit hitam.

Saat semua orang menduga kalau Rachel mungkin selingkuh, Aaron malah terlihat senangnya bukan main!

Aaron dan Rachel mengikat janji nikah mereka 12 tahun yang lalu. Mereka tidak bisa melahirkan anak, tapi kenyataan ini tidak pernah pahit bagi mereka, melainkan membangun 1 semangat baru bagi mereka.

Mereka mengambil keputusan untuk memelihara anak dan bahkan anak-anak dengan warna kulit apapun. Keputusan ini berakhir pada keputusan untuk mengadopsi seorang anak laki-laki berkulit hitam dan seorang anak perempuan latin.

Keputusan ini membuat beberapa orang bingung, tapi keputusan ini membuat pasangan ini sangat bahagia.

Aaron sedari kecil dibesarkan di Afrika Selatan dan dia berkata, “Dari kecil warna kulitku sudah berbeda, tapi hal itu nggak pernah membuatku kesulitan berkomunikasi dengan orang lain.”

Rachel, istrinya, menyadari kalau orang-orang dengan jenis bangsa tertentu, warna kulit, dan lainnya ternyata bisa hidup damai dan berkomunikasi bersama setiap hari setelah dia pergi dan tinggal di Haiti selama beberapa saat.

Pengalaman ini jugalah yang membuat dia bisa menerima keputusan ini.

Keputusan ini akhirnya berujung di sebuah bank ovum dan bank sperma.

Pasangan yang ingin memelihara lebih banyak anak yang tidak jauh berbeda dengan anak-anaknya yang lain akhirnya memutuskan untuk menjalani proses medik, melakukan pembuahan vegetatif (pembuahan diluar tubuh wanita) dan akhirnya dengan bantuan teknologi, berhasil melahirkan 3 anak kembar.

Aaron berkata, “Tidak peduli berapapun umur kita, apapun status sosial kita, kehidupan yang bahagia itu tetap layak didapatkan oleh setiap orang.”

Terakhir, dia juga berkata, “Di dalam hati kami, harapan kami sudah dimulai. walaupun harapan kami ini tidak bisa ada di keluarga pada biasanya, kami tetap berharap harapan kami bisa benar-benar selesai.”

Mereka terlihat bahagia banget ya! Cinta memang tidak pernah pandang bulu. Yuk sharekan kisah ini ke teman-temanmu, biar cinta semakin banyak disebarkan di dunia ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *